Kompensasi langsung atau tidak langsung yang diterapkan perusahaan asing atau lokal swasta ataupun negri
Kompensasi
Kompensasi menurut Sastrohadiwiryo (2003 : 195) adalah balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada tenaga kerja, karena tenaga kerja memberikan sumbangan tenaga dan pikiran demi kemajuan perusahaan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Menurut Simamora (2006) pada umumnya komponen kompenasi dapat dibagi menjadi kompensasi langsung (direct compensation) dan kompensasi tidak langsung (indirect compensation). Kompensasi finansial langsung (direct financial compensation) terdiri dari bayaran (pay) yang diperoleh seseorang dalam bentuk gaji, upah, bonus. Kompensasi finansial tidak langsung (indirect financial compensation) yang disebut dengan tunjangan meliputi semua imbalan finansial yang tidak tercakup dalam kompensasi langsung. Kompensasi non finansial (nonfinancial compensation) terdiri atas kepuasan kerja yang diperoleh seseorang dari pekerjaan itu sendiri atau dari lingkungan psikologis di mana orang itu bekerja. Tipe kompensasi non finansial meliputi kepuasan yang didapat dari pelaksanaan tugas yang signifikan yang berhubungan dengan pekerjaan.
Menurut Hasibuan (2009:118), kompensasi diartikan sebagai semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan.
Sedangkan menurut Gary Dessler dalam Subekhi (2012:175),kompensasi karyawan adalah setiap bentuk pembayaran atau imbalan yang diberikan kepada karyawan dan timbul dari pekerjaan mereka. Tanpa adanya kompensasi,kebutuhan–kebutuhan
lanjutan tidak dapat berfungsi sesuai dengan kaidah Maslow dalam
Robbins (2000:167) yaitu kebutuhan yang lebih tinggi hanya dapat berfungsi jika kebutuhan yang lebih rendah telah terpenuhi.
Menurut Simamora (2001:412), terdapat dua jenis kompensasi, yaitu:
1. Kompensasi Finansial
Terbagi menjadi dua jenis yaitu kompensasi finansial langsung dan kompensasi finansial tidak langsung. Kompensasi finansial langsung terdiri dari bayaran yang diterima karyawan berupa gaji, upah, bonus dan komisi. Sedangkan kompensasi finansial tidak langsung terdiri dari bantuan sosial untuk karyawan, tunjangan hari tua, uang cuti, dan fasilitas seperti rumah dinas, kendaraan, dan sebagainya.
2. Kompensasi Non Finansial
Merupakan kompensasi yang diperoleh seseorang dari pekerjaan itu sendiri atau dari lingkungan psikologis atau fisik dimana orang tersebut bekerja. Contoh: peluang akan pengakuan, perasaan akan pencapaian, dan peluang akan promosi. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perusahaan dalam menetapkan kompensasi untuk karyawan (Siagian, 2003:265), yaitu:
a. Tingkat upah atau gaji yang berlaku
b. Tuntutan serikat pekerja
c. Produktivitas
d. Kebijaksanaan organisasi mengenai upah atau gaji
e. Peraturan perundang–undangan
Lingkungan Kerja
Menurut Nawawi (2003:441), lingkungan kerja adalah kondisi atau suasana tempat kerja yang ada di suatu organisasi atau perusahaan. Sedangkan Nitisemito (2001:110) mendefinisikan lingkungan kerja sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas–tugas yang dikembangkan.
Sedarmayanti (2001:21) menyatakan bahwa jenis lingkungan kerja terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Lingkungan Kerja Fisik
Lingkungan kerja fisik adalah semua keadaan yang berbentuk fisik yang terdapat di sekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung.
2. Lingkungan Kerja Non Fisik
Lingkungan kerja non fisik adalah semua keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja baik hubungan dengan atasan maupun hubungan sesama rekan kerja,ataupun hubungan dengan bawahan.
Sedarmayanti (2001:21) menambahkan, adapun faktor–faktor yang mempengaruhi
lingkungan kerja diantaranya adalah:
1. Penerangan/Cahaya
Cahaya atau penerangan sangat besar manfaatnya bagi karyawan guna mendapatkan keselamatan dan kelancaran bekerja. Oleh sebab itu, perlu diperhatikan adanya penerangan atau cahaya yang terang tetapi tidak menyilaukan. Cahaya yang kurang jelas, menjadikan pekerjaan lambat, banyak mengalami kesalahan, dan pada akhirnya menyebabkan kurangnya efisien dalam melaksanakan
pekerjaan.
2. Suhu Udara
Oksigen merupakan gas yang dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk menjaga kelangsungan hidup,yaitu untuk proses metabolisme. Udara di sekitar dikatakan kotor apabila kadar oksigen dalam udara tersebut telah berkurang dan telah bercampur dengan gas atau bau–bauan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Rasa sejuk dan segar dalam bekerja akan membantu mempercepat pemulihantubuh akibat lelah setelah bekerja.
3. Suara Bising
Salah satu populasi yang cukup menyibukkan para pakar untuk mengatasinya adalah kebisingan,yaitu bunyi yang tidak dikehendaki oleh telinga. Tidak dikehendaki,karena terutama dalam jangka panjang bunyi tersebut datang mengganggu ketenangan dalam bekerja, merusak pendengaran, dan menimbulkan kesalahan komunikasi. Bahkan menurut penelitian,kebisingan yang serius dapat menyebabkan kematian. Karena pekerjaan membutuhkan konsentrasi, maka suara bising hendaknya dihindarkan agar pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan dengan efisien, sehingga kinerja meningkat.
4. Dekorasi/Tata Ruang
Dekorasi ada hubungannya dengan tata warna yang baik, karena itu dekorasi tidak hanya berkaitan dengan hasil ruang kerja saja tetapi berkaitan juga dengan cara mengatur tata letak, tata warna, perlengkapan, dan lainnya untuk bekerja.
5. Hubungan Karyawan
Lingkungan kerja yang menyenangkan bagi karyawan melalui pengikatan hubungan yang harmonis dengan atasan, rekan kerja, maupun bawahan serta didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai yang ada di tempat bekerja akan membawa dampak yang positif bagi karyawan,sehingga kinerja karyawan dapat meningkat.
Jenis-jenis kompensasi yang diberikan di PT Bondi Syad Mulia dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Gaji Pokok
Nominal gaji pokok yang diberikan PT Bondi Syad Mulia terhadap staff management sebagai karyawan tetap ditentukan oleh top management dan tidak pernah diketahui pedoman sebagai dasar menentukan nominal tersebut. Gaji pokok ini bersifat fix setiap bulannya dan tidak dipengaruhi oleh kinerja karyawan. Tunjangan jabatan yang diberikan telah disatukan dengan nominal gaji pokok sedangkan presentase tunjangan jabatan tidak pernah diketahui dan hanya diketahui oleh top management yaitu direktur komersial, direktur operasional dan direktur utama.
2. Tunjangan Makan
Tunjangan makan ini bersifat variabel karena disesuaikan dengan kehadiran karyawan untuk bekerja. Nominal tunjangan makan setiap hari sebesar Rp 6.500 yang dikalikan dengan jumlah hari karyawan aktif bekerja dan diberikan pada setiap periode penerimaan gaji yaitu
tanggal 1 dan tanggal 16.
3. Tunjangan Kesehatan
PT Bondi Syad Mulia memberikan tunjangan kesehatan dalam bentuk mengikutsertakan seluruh karyawan dalam program jamsostek atau yang akan berganti menjadi BPJS dan mengikutsertakan staff management sebagai karyawan tetap ke dalam program asuransi perusahaan swasta yaitu prudential.
4. Tunjangan Transportasi
PT Bondi Syad Mulia memberikan tunjangan transportasi khususnya untuk staff management sebagai karyawan tetap perusahaan. Untuk jabatan manajer akuntansi dan keuangan, manajer pabrik, manajer produksi,manajer pemasaran dan manajer sumber daya manusia diberikan inventaris berupa kendaraan roda empat atau mobil, jabatan kepala bagian gudang,kepala bagian mekanik atau engineering diberikan inventaris kendaraan roda dua tanpa tambahan uang untuk bahan bakar. Sedangkan, untuk staff
management sebagai karyawan tetap diberikan fasilitas antar jemput menggunakan mobil dan supir dari perusahaan.
5. Tunjangan Hari Raya (THR)
PT Bondi Syad Mulia memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya sesuai dengan agama yang dianut setiap karyawan.
Kompensasi ini bersifat variabel karena nominal yang diberikan berkisar antara 1-3 kali nilai gaji pokok tergantung pada masa kerja dan keputusan top management.
6. Penghargaan Masa Kerja
PT Bondi Syad Mulia sangat menghargai loyalitas karyawannya terhadap perusahaan dengan memberikan penghargaan masa kerja dalam bentuk kenaikan gaji pokok dengan nominal yang besar. Kompensasi ini bersifat variabel karena jumlah yang diberikan bergantung pada masa kerja karyawan dan sepenuhnya merupakan keputusan top management bahkan tidak ada pedoman kenaikan gaji berdasarkan rentang tahun masa kerja.
7. Kenaikan Gaji Setiap Tahun
Untuk menyesuaikan dengan biaya hidup yang semakin tinggi, PT Bondi Syad Mulia memberikan kenaikan gaji setiap tahun yang dipertimbangkan dari presentase nilai kenaikan upah minimum kota. Tetapi presentase kenaikan gaji pokok tidak selalu sama untuk setiap karyawan karena bergantung pada keputusan top management dan tidak ada pedoman pasti yang digunakan untuk menentukan presentase atau nominal kenaikan gaji tersebut.
8. Kegiatan Bersama
Kompensasi non moneter ini diberikan dalam bentuk rekreasi bersama seluruh karyawan PT Bondi Syad Mulia maupun acara panggung untuk memperingati ulang tahun PT Bondi Syad Mulia dengan diberikan doorprize. Kegiatan ini diadakan oleh perusahaan dengan tujuan untuk memberikan hiburan pada karyawan agar setelahnya dapat bekerja dengan lebih produktif lagi.
Perusahaan memberikan kompensasi finansial baik langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan job benefits yang tertulis tertulis, pada jabatan tersebut akan mendapatkan kompensasi finansial langsung berupa :
- Gaji pokok
- THR
- Insentif
Sedangkan kompensasi finansial tidak langsung berupa : 1. BPJS Kesehatan
2. BPJS Ketenagakerjaan
3. Tunjangan Transport
4. Tunjangan Meal
5. Tunjangan JabatanDaftar pustaka :
https://media.neliti.com/media/publications/104212-ID-pengaruh-kompensasi-dan-lingkungan-kerja.pdfhttps://media.neliti.com/media/publications/36027-ID-sistem-kompensasi-pada-pt-bondi-syad-mulia.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar